Selamat Datang di Website Resmi Pemerintahan Desa Belilik Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah

 

Bumdes Belilik Jadikan Rawa-Rawa Peluang Usaha Lele Alam di Bangka Tengah

Administrator 07 Februari 2018 20:57:41 Berita Lokal

KBRN, Bangka Tengah: Aliran anak-anak sungai dari hulu rawa-rawa itu mengalir tenang tapi pasti hingga bertemu di muara sungai Desa Kurau, Bangka Tengah. Mulai dari petak ke petak air rawa-rawa hingga mengalir ke setiap anak sungai itu nyatanya menyimpan di dalamnya habitat biota ikan lele yang hidup secara alami.

Potensi alam ini menjadi peluang usaha masyarakat sekitar aliran sungai di Desa Belilik Kabupaten Bangka Tengah, dengan memasang "tempilar" (sejenis bubu perangkap ikan) bisa menangkap puluhan hingga ratusan ekor lele alam (hutan). Mereka melakukannya bermula hanya untuk kebutuhan lauk pauk yang dikonsumsi sendiri.

"Awalnya masyarakat menangkap lele alam itu hanya untuk kebutuhannya sendiri. Nyatanya setelah terekspos media seperti RRI. Hal itu justru jadi potensi desa dan kami jadikan peluang usaha bagi Bumdes. Minggu depan usaha Bumdes itu akan kami louncing," kata Kades Belilik H.Muldari ditemui RRI,  Senin (7/11/2016).

Menurut Muldari sejalan dengan fungsi Bumdes diantaranya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, adanya para petani tangkap ikan lele itu menjadi langkah kongkrit yang bisa bermutualisme simbolis; menguntungkan masyarakat dan menambah pendapatan desa.

Muldari optimis biota lele alam ini dengan sendirinya akan terjaga karena prosesnya alam  asal kondisi rawa-rawa itu tetap terjaga, jauh dari pencemaran limbah pertambangan timah. Ini terbukti sejak terbukanya tambang timah rakyat lebih dari satu dasa warsa hingga terhenti hingga  sekarang ini, rawa-rawa di Desa Belilik Kecamatan Namang itu bebas dari pencemaran limbah timah (tailing).

"Saya sekarang ini sering terima pesanan lele  dari konsumen melalui telpon. Ya kami sampaikan kepada masyarakat untuk menggunakan peluang itu dan mereka setuju. Kami dari Bumdes siap membelinya dari mereka Rp.45.000,- setiap kilonya," kata Muldari penuh optimis.

Terkait potensi riil , setiap harinya khususnya di musim penghujan menurut Muldari  200 - 300 kilo ikan lele rawa itu bisa dihimpun dari warga. Sementara bila musim kemarau 100 - 150 kilo. Bila selama ini dihimpun oleh seorang Ketua RT, maka selanjutnya  diambil alih Bumdes Belilik.

"Bumdes kami sudah siapkan anggarannya, dengan begitu warga tidak lagi harus berpikir mau menjual kemana. Nah bila ini kontinyu kita kan sama-sama diuntungkan," pungkas Muldari. (LG/AKS)

Bangka Pos Group

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Peta Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Aparatur Desa

Sinergi Program

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Facebook

Lokasi Kantor Desa

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung